Dasar-Dasar Umat Hindu Memeluk Agama Hindu ( Panca Sradha )



Perlu di ketahui di dalam agama hindu ada dasar-dasar kenapa umat hindu memeluk agama hindu . Mungkin banyak yang tidak tahu bila di tanyakan dasar-dasar kenapa memeluk agama hindu . Tapi bila membicarakan tentang panca sradha pasti semua nya mengetahuin nya . Padahal dasar-dasar umat hindu memeluk agama hindu itu adalah adanya panca sradha . Nah sekarang anda sudah mengetahui nya kan ???. Kalau anda belum mengetahui nya past anda akan bertanya-tanya .  Apa sih yang di maksud panca sradha itu ???. Apakah panca sradha memiliki bagian-bagiannya ???. Nah dalam artikel kali ini kita akan membahas dasar-dasar umat hindu (Panca Sradha)

Panca Sradha

Secara etimologi panca sradha berasal dari 2 kata yaitu panca dan sradha . Panca yang berarti lima sedangkan sradha adalah keyakinan ataupun kepercayaan . Jadi dapat kita simpulkan bahwa panca sradha adalah lima keyakinan ataupun kepercayaan sebagai dasar yang di miliki oleh umat hindu untuk menjalankan kehidupan di dunia ini . Adapun bagian-bagian panca sradha itu yaitu :

1 . Percaya Adanya Brahman



Maksud dari percaya adanya brahman adalah kita harus percaya bahwa adanya maha pencipta atau biasa kita sebut tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) yang telah memberikan kehidupan pada kita semua . Tuhan adalah sumber dari segala yang ada dan akhir dari segala yang tercipta . Di dalam weda maupun mantra-mantra juga sudah di jelaskan di dalam nya seperti :

“ Om tat Sat Ekam Ewa Adwityam Brahman “ arti nya tuhan atau ida sang hyang widhi wasa hanya satu tidak ada dua nya dan maha sempurna .

“ Om Ekam Sat Wiprah Bahuda Wadanti “ arti nya tuhan atau ida sang hyang widhi wasa itu hanya satu tetapi orang bijaksana lah yang menyebutnya dengan berbagai macam nama .

Kemudian di dalam mantra tri sandya pun juga di sebutkan “  Eko Narayana na Dwityo’Sti Kascit “ arti nya hanya satu tuhan atau ida sang hyang widhi wasa yang di sebut narayana dan sama sekali tak ada dua nya . Di dalam sifat-sifat tuhan adanya tri purusa dan bagiannya .

2. Percaya Adanya Atma



Atma adalah percikan-percikan kecil dari brahman (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) . Atma berasal dari kata an yang berarti bernafas . Setiap makhluk yang bernafas mempunyai atma , sehingga mereka dapat hidup . Jadi atma adalah hidupnya semua makhluk hidup baik itu manusia , hewan , maupun tumbuhan . Atma berasal dari tuhan atau ida sang hyang widhi wasa yang memberikan hidup kepada semua makhluk hidup di muka bumi ini . Badan kita tidak akan berfungsi bila di dalam tubuh kita tidak ada atma .

Adapun sifat-sifat atma :
1.  acchedya berarti tak terlukai senjata,
2.  adahya berarti tak terbakar oleh api,
3.  akledya berarti tak terkeringkan oleh angin,
4 .  acesya berarti tak terbasahkan oleh air,
5 .  nitya berarti abadi,
6 .  sarwagatah berarti ada di mana-mana,
7 . sathanu berarti tidak berpindah – pindah,
8 . acala berarti tidak bergerak,
9 . awyakta berarti tidak dilahirkan,
10 . achintya berarti tak terpikirkan,
11 . awikara berarti tidak berubah,
12 . sanatana berarti selalu sama.

3. Percaya Adanya Karma Phala



Secara etimologi karma phala berasal dari 2 kata yaitu karma dan phala . Karma arti nya perbuatan sedangkan phala yang arti nya hasil . Jadi dapat kita simpulkan karma phala arti nya hasil sebuah perbuatan yang kita lakukan . Di dalam ajaran hindu kita mengenal nama nya hukum karma phala yaitu hukum sebab akibat , setiap perbuatan yang kita lakukan pasti mendapatkan phala nya atau hasil nya .Karma Phala di dapatkan sesuai apa yang kita lakukan sesuai Tri Kaya Parisuda , baik pikiran , perkataan , maupun tindakan kita .

Karma phala di bedakan menjadi 3 berdasarkan waktu nya :

1 . Sancita Karma Phala
Sancita karma phala artinya perbuatan di masa / kehidupan lalu pada kehidupan sekarang kita menerima hasil dari perbuatan tersebut

2 . Prarabda Karma Phala
Prarabda karma phala arti nya perbuatan di masa / kehidupan sekarang pada kehidupan sekarang pula kita menerima hasil dari perbuatan tersebut .

3 . Kryamana Karma Phala
Kryamana Karma Phala arti nya perbuatan di masa / kehidupan sekarang pada kehidupan yang akan datang kita menerima hasil dari perbuatan tersebut .

4 . Percaya Adanya Punarbhawa



Punarbhawa berasal dari 2 kata yaitu punar dan bhawa . Punar yang berarti kembali dan bhawa berarti menjelma atau lahir . Jadi kesimpulan dari punarbhawa adalah kelahiran atau penjelmaan kembali secara berulang-ulang . Punarbhawa sering kita sebut dengan reinkarnasi . Sebenarnya kita hidup di dunia ini adalah untuk kita berbenah diri karena di kehidupan kita dahulu masih belum sempurna dan masih banyak memiliki dosa yang belum bisa kita bayar atau lunasi dan tergantung dari amal dan prilaku dan perbuatan kita di masa lampau,masa sekarang,dan masa yang akan datang.

5 . Percaya Adanya Moksa 



Nah ini dia tujuan dari hidup kita di dunia ini menurut kepercayaan agama hindu dari ajaran panca sradha ini, yaitu moksa.Moksa berasal dari kata muc yang memiliki arti bebas. Bebas dari segala ikatan karma, ikatan duniawi( suka dan duka ) ikatan hidup, ikatan cinta kasih dll. Dimaana jika suatu atma telah mencapai moksa maka sang atma tidak akan terikat lagi dengan urusan keduniawian alias free dari segala sesuatu yang menyangkut aspek karma phala, samsara dan lain lainya. Syarat utama untuk mencapai moksa adalah menjalankan semua jaran agama dengan benar .  Jika telah mencapai moksa biasanya di sebut juga dengan kalimat “Mokharatam Jagadhita ya ca iti Dharma”

Adapun tingkat-tingkatan dari moksa :

1 . SAMIPYA

Samipya adalah moksa yang dapat dicapai oleh para maha Rsi/yogi dengan kematangan tapa , membuka intuisinya sehingga dapat menerima wahyu dan memahami hakekakat hidup sejati.

2 . SARUPYA/ SADARMYA

Sarupya / sadarmya adalah moksa yang dapat dicapai oleh kesadaran sejati ketika atma dapat mengatasi segalanya . Hal ini dapat dicapai oleh Awatara . Beliau bisa mengatasi segalanya dan dapat menentukan sendiri kapan akan meninggalkian dunia ini .

3 . SALOKYA

Salokya adalah tingkatan moksa yang dicapai oleh atma yang telah mampu mencapai tingkat tuhan . Misalnya leluhur atau orang tua yang telah diaben.

4 . SAYUJYA

Sayujya adalah tingkat kebebasan yang paling tinggi dimana atma telah bersatu dengan brahman atau tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa ) . “Brahman Atman Aikyam “ yang arti nya brahman dan atma tunggal.


Nah itulah Dasar-Dasar Umat Hindu Memeluk Agama Hindu bila ada yang kurang bisa di tambahkan di kolom komentar terima kasih
 

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Dasar-Dasar Umat Hindu Memeluk Agama Hindu ( Panca Sradha )"

Posting Komentar